Rhoma: Menjadi Presiden Itu Amanah



SEMARANG, KOMPAS.com — Raja dangdut Rhoma Irama menegaskan, dirinya hanya melempar wacana calon presiden. Dirinya bukan orang yang minta jabatan untuk menjadi seorang presiden. Kalau ulama menghendaki, itu artinya amanah Tuhan.

"Perlu saya tegaskan, saya bukan orang yang mencalonkan diri, apalagi mencari dukungan. Saya hanya mau silaturahmi juga dengan ulama di Pekalongan," kata Rhoma Irama ketika tiba di Semarang dalam kegiatan kunjungan ke Soneta Radio FM di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (2/1/2013).

Menurut Rhoma Irama, dirinya melempar isu soal wacana calon presiden juga bukan keinginannya. Dirinya bukan capres yang minta jabatan, melainkan hanya memenuhi dorongan dari ulama dan penggemarnya. Mereka mendorong bagaimana menjadikan bangsa ini lebih baik.

Kunjungan Rhoma Irama ke Pekalongan murni bukan untuk mencari dukungan ulama atau penggemarnya. Kunjungan ke Soneta Radio FM adalah kegiatan silaturahim dengan penggemar sekaligus ulama di Pekalongan dan sekitarnya.

Dia menegaskan, dirinya ini dalam posisi tidak bisa menolak kalau ada dorongan dari ulama dan penggemar Soneta menghendaki dia maju sebagai calon presiden RI. Kalau keinginan ulama itu sudah bulat, berdosa dirinya kalau menolak atau tidak memenuhi.

Sejauh ini, menurut Rhoma, dirinya sudah berkeliling ke Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Jakarta, sejumlah pengurus partai politik berbasis Islam juga sudah berdialog dengannya untuk kebaikan bangsa ini.

0 comments:

Post a Comment